Cenderung melihat sikap, gerakan, dan bibir guru yang sedang mengajar
  • Bukan pendengar yang baik saat berkomunikasi,
  • Saat mendapat petunjuk untuk melakukan sesuatu, biasanya akan melihat teman-teman lainnya baru kemudian dia sendiri yang bertindak
  • Tak suka bicara didepan kelompok dan tak suka pula mendengarkan orang lain. Terlihat pasif dalam kegiatan diskusi.
  • Kurang mampu mengingat informasi yang diberikan secara lisan
  • Lebih suka peragaan daripada penjelasan lisan
  • Dapat duduk tenang ditengah situasi yang rebut dan ramai tanpa terganggu
  •  2.     AUDITORI (Auditory Learners )
    Gaya belajar Auditori (Auditory Learners) mengandalkan pada pendengaran untuk bisa memahami dan mengingatnya. Karakteristik model belajar seperti ini benar-benar menempatkan pendengaran sebagai alat utama menyerap informasi atau pengetahuan. Artinya, kita harus mendengar, baru kemudian kita bisa mengingat dan memahami informasi itu. Karakter pertama orang yang memiliki gaya belajar ini adalah semua informasi hanya bisa diserap melalui pendengaran, kedua memiliki kesulitan untuk menyerap informasi dalam bentuk tulisan secara langsung, ketiga memiliki kesulitan menulis ataupun membaca.
    Ciri-ciri gaya belajar Auditori yaitu :
    1. Mampu mengingat dengan baik penjelasan guru di depan kelas, atau materi yang    didiskusikan dalam kelompok/ kelas
    2. Pendengar ulung: anak mudah menguasai materi iklan/ lagu di televise/ radio
    3. Cenderung banyak omong
    4. Tak suka membaca dan umumnya memang bukan pembaca yang baik karena kurang dapat mengingat dengan baik apa yang baru saja dibacanya
    5. Kurang cakap dalm mengerjakan tugas mengarang/ menulis
    6. Senang berdiskusi dan berkomunikasi dengan orang lain
    7. Kurang tertarik memperhatikan hal-hal baru dilingkungan sekitarnya, seperti hadirnya     anak baru, adanya papan pengumuman di pojok kelas, dll
    .  KINESTETIK (Kinesthetic Learners)
    Gaya belajar Kinestetik (Kinesthetic Learners) mengharuskan individu yang bersangkutan menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu agar ia bisa mengingatnya. Tentu saja ada beberapa karakteristik model belajar seperti ini yang tak semua orang bisa melakukannya. Karakter pertama adalah menempatkan tangan sebagai alat penerima informasi utama agar bisa terus mengingatnya. Hanya dengan memegangnya saja, seseorang yang memiliki gaya  ini bisa menyerap informasi tanpa harus membaca penjelasannya.
    Ciri-ciri gaya belajar Kinestetik yaitu :
    1. Menyentuh segala sesuatu yang dijumapinya, termasuk saat belajar
    2. Sulit berdiam diri atau duduk manis, selalu ingin bergerak
    3. Mengerjakan segala sesuatu yang memungkinkan tangannya aktif. Contoh: saat guru menerangkan pelajaran, dia mendengarkan sambil tangannya asyik menggambar
    4. Suka menggunakan objek nyata sebagai alat bantu belajar
    5. Sulit menguasai hal-hal abstrak seperti peta, symbol dan lambing
    6. Menyukai praktek/ percobaan
    7. Menyukai permainan dan aktivitas fisik
    Demikianlah macam-macam gaya belajar mudah-mudahan dapat menjadi bahan acuan kita untuk menentukan cara belajar yang baik dan pas untuk kita sehingga mampu menyerap pelajaran dengan baik. Nah sekarang mana gaya belajar anda atau anak anda?

    Sumber : http://belajarpsikologi.com/macam-macam-gaya-belajar   "> motion school articles_
           
     
      articles  
         
      Macam-Macam Gaya Belajar 12 Januari 2012  
      view : 38  
      category : Pendidikan  
     


    Kita tidak bisa memaksakan seorang anak harus belajar dengan suasanan dan cara yang kita inginkan karena masing masing anak memiliki tipe atau gaya belajar sendiri-sendiri. Kemampuan anak dalam menangkap materi dan pelajaran tergantung dari gaya belajarnya.



    Banyak anak menurun prestasi belajarnya disekolah karena dirumah anak dipaksa belajar tidak sesuai dengan gayanya. Anak akan mudah menguasai materi pelajaran dengan menggunakan cara belajar mereka masing-masing.



    Menurut DePorter dan Hernacki (2002), gaya belajar adalah kombinasi dari menyerap, mengatur, dan mengolah informasi. Terdapat tiga jenis gaya belajar berdasarkan modalitas yang digunakan individu dalam memproses informasi (perceptual modality).

    Pengertian Gaya Belajar dan Macam-macam Gaya Belajar



     1.   VISUAL (Visual Learners)



    Gaya Belajar Visual (Visual Learners) menitikberatkan pada ketajaman penglihatan. Artinya, bukti-bukti konkret harus diperlihatkan terlebih dahulu agar mereka paham Gaya belajar seperti ini mengandalkan penglihatan atau melihat dulu buktinya untuk kemudian bisa mempercayainya. Ada beberapa karakteristik yang khas bagai orang-orang yang menyukai gaya belajar visual ini. Pertama adalah kebutuhan melihat sesuatu (informasi/pelajaran) secara visual untuk mengetahuinya atau memahaminya, kedua memiliki kepekaan yang kuat terhadap warna, ketiga memiliki pemahaman yang cukup terhadap masalah artistik, keempat memiliki kesulitan dalam berdialog secara langsung, kelima terlalu reaktif terhadap suara, keenam sulit mengikuti anjuran secara lisan, ketujuh seringkali salah menginterpretasikan kata atau ucapan.

    Ciri-ciri gaya belajar visual ini yaitu


    1. Cenderung melihat sikap, gerakan, dan bibir guru yang sedang mengajar

    2. Bukan pendengar yang baik saat berkomunikasi,

    3. Saat mendapat petunjuk untuk melakukan sesuatu, biasanya akan melihat teman-teman lainnya baru kemudian dia sendiri yang bertindak

    4. Tak suka bicara didepan kelompok dan tak suka pula mendengarkan orang lain. Terlihat pasif dalam kegiatan diskusi.

    5. Kurang mampu mengingat informasi yang diberikan secara lisan

    6. Lebih suka peragaan daripada penjelasan lisan

    7. Dapat duduk tenang ditengah situasi yang rebut dan ramai tanpa terganggu



     2.     AUDITORI (Auditory Learners )


    Gaya belajar Auditori (Auditory Learners) mengandalkan pada pendengaran untuk bisa memahami dan mengingatnya. Karakteristik model belajar seperti ini benar-benar menempatkan pendengaran sebagai alat utama menyerap informasi atau pengetahuan. Artinya, kita harus mendengar, baru kemudian kita bisa mengingat dan memahami informasi itu. Karakter pertama orang yang memiliki gaya belajar ini adalah semua informasi hanya bisa diserap melalui pendengaran, kedua memiliki kesulitan untuk menyerap informasi dalam bentuk tulisan secara langsung, ketiga memiliki kesulitan menulis ataupun membaca.


    Ciri-ciri gaya belajar Auditori yaitu :

    1. Mampu mengingat dengan baik penjelasan guru di depan kelas, atau materi yang    didiskusikan dalam kelompok/ kelas

    2. Pendengar ulung: anak mudah menguasai materi iklan/ lagu di televise/ radio

    3. Cenderung banyak omong

    4. Tak suka membaca dan umumnya memang bukan pembaca yang baik karena kurang dapat mengingat dengan baik apa yang baru saja dibacanya

    5. Kurang cakap dalm mengerjakan tugas mengarang/ menulis

    6. Senang berdiskusi dan berkomunikasi dengan orang lain

    7. Kurang tertarik memperhatikan hal-hal baru dilingkungan sekitarnya, seperti hadirnya     anak baru, adanya papan pengumuman di pojok kelas, dll



    .  KINESTETIK (Kinesthetic Learners)


    Gaya belajar Kinestetik (Kinesthetic Learners) mengharuskan individu yang bersangkutan menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu agar ia bisa mengingatnya. Tentu saja ada beberapa karakteristik model belajar seperti ini yang tak semua orang bisa melakukannya. Karakter pertama adalah menempatkan tangan sebagai alat penerima informasi utama agar bisa terus mengingatnya. Hanya dengan memegangnya saja, seseorang yang memiliki gaya  ini bisa menyerap informasi tanpa harus membaca penjelasannya.


    Ciri-ciri gaya belajar Kinestetik yaitu :

    1. Menyentuh segala sesuatu yang dijumapinya, termasuk saat belajar

    2. Sulit berdiam diri atau duduk manis, selalu ingin bergerak

    3. Mengerjakan segala sesuatu yang memungkinkan tangannya aktif. Contoh: saat guru menerangkan pelajaran, dia mendengarkan sambil tangannya asyik menggambar

    4. Suka menggunakan objek nyata sebagai alat bantu belajar

    5. Sulit menguasai hal-hal abstrak seperti peta, symbol dan lambing

    6. Menyukai praktek/ percobaan

    7. Menyukai permainan dan aktivitas fisik




    Demikianlah macam-macam gaya belajar mudah-mudahan dapat menjadi bahan acuan kita untuk menentukan cara belajar yang baik dan pas untuk kita sehingga mampu menyerap pelajaran dengan baik. Nah sekarang mana gaya belajar anda atau anak anda?



    Sumber : http://belajarpsikologi.com/macam-macam-gaya-belajar  


     
       

      0 Komentar :


      Isi Komentar :
      Nama :
      Website :
      Komentar
       
       (Masukkan 6 kode diatas)

       

        login orangtua  
      untuk Layanan orang tua murid silahkan klik
      tombol 'Login Ortu'
       
        articles category  

      Informasi Umum (9)

      Pendidikan (29)

      Technology (24)

       
        live support  
      LiveZilla Live Help
       
        address  
      Jakarta
      Jl. Halimun Raya No.11b Guntur Setiabudi Jakarta 12980
      Telp. +62 21 8370 0980
      Ext. 112
      Palembang
      Jl. Veteran No.125 Palembang 30114
      Telp. +62 711 322 627

      facebook group :

       
       
       
       
         
         

      about us | articles | how to join | member info | event | gallery | faq |contact us

      copyright www.motionschool.co.id @ 2011 pt mobile media technology